Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menyelenggarakan Ujian Komprehensif bagi para mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan ini menjadi salah satu gerbang utama yang harus dilalui mahasiswa sebelum melangkah ke tahap skripsi dan meraih gelar sarjana.
Ujian yang berlangsung di lingkungan kampus ini didesain untuk mengukur kedalaman pemahaman mahasiswa terhadap tiga pilar utama:
-
MKWU
-
MKK, dan
-
MKDK.Pelaksanaan Ujian Komprehensif minggu pertama dilaksanakan sejumlah 51 peserta, dimulai tanggal 23 sampai dengan 27 Februari 2026. Masih ada beberapa mahasiswa lagi yang akan diujikan kedepannya.
Ujian Berbasis Kualitas dan Integritas
Ketua Jurusan Tadris Bahasa Indonesia Dr. Tato Nuryanto, M.Pd. menyampaikan bahwa ujian komprehensif bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk penjaminan mutu lulusan. Mahasiswa diuji langsung oleh dosen-dosen pakar di bidangnya untuk memastikan mereka memiliki bekal yang cukup sebelum terjun ke masyarakat atau dunia pendidikan.
“Ujian ini adalah momentum untuk merefleksikan kembali apa yang sudah dipelajari selama masa perkuliahan. Kami ingin lulusan TBINDO tidak hanya pandai secara teori, tapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai nilai-nilai siber-religius,” ungkap salah satu penguji.
Antusiasme Mahasiswa
Meski ketegangan sempat menyelimuti lorong-lorong kampus, raut lega terpancar dari wajah para peserta yang telah menyelesaikan ujian. Persiapan matang menjadi kunci utama menghadapi pertanyaan-pertanyaan kritis dari para penguji.
Dokumentasi kegiatan menunjukkan proses ujian berlangsung khidmat namun tetap interaktif. Setelah dinyatakan lulus ujian komprehensif, mahasiswa berhak menyandang status sebagai calon peneliti dan melanjutkan bimbingan tugas akhir.







